Skip to main content

Kalau kita dipisahkan, bagaimana dengan kenangan kita ?

Logo Zero 4 Hero
Tidak lama lagi, sebuah tahapan kehidupan akan kita lewati bersama, gelar yang telah kita perjuangkan akan menaikkan strata di dalam masyarakat. Ketika ini sudah selesai, kita bersama-sama akan mencari kerja, menjemput jodoh dan membangun keluarga. Lalu setelah itu apa yang akan terjadi dengan kelas PTIK ICP 04 2011 ?.

Kita telah melalui waktu yang tidak bisa dibilang singkat. Tiga tahun lebih adalah waktu yang cukup untuk membuat satu tim pemain bulu tangkis ganda campuran junior. Ribuan kenangan tentang hal-hal yang telah dilalui bersama akan terus melekat pada diri kita. Kenangan yang melekat itu adalah harta kita masing-masing, entah akan dibuang atau dijaga semuanya tergantung oleh diri sendiri.

Apa yang telah terjadi adalah sebuah pelajaran hidup yang berharga dan telah kita bagi bersama. Nanti kita boleh menjadi apa saja dan siapa saja tapi jangan lupa bahwa kita pernah sekelas dan menjalani hidup bersama. Kita akan selalu merindukan berkumpul dan bercanda seperti dahulu dan kuharap semuanya pun begitu. kita pernah berkata kalau “sombong” itu hanya mitos dan kuharap itu akan berlangsung selamanya karena…

Dunia jie ini
Kalau sudah jalan sendiri-sendiri nanti, maka komunikasi diantara kita juga akan ikut merenggang. Bisa dipastikan akan ada diantara kita yang akhirnya akan ber “solo karir” dan pergi jauh dari tanah Sulawesi kemudian perlahan menghilang dari perbincangan. ingat kawan, kita masih berada di dunia yang sama. Jarak itu hanya menjauhkan tapi bukan memisahkan. Entah mana yang akan terjadi, aku yang menemukan kalian, kalian yang menemukan aku atau mungkin kita akan saling menemukan. Aku tidak tahu pasti, yang kutau waktu akan membuatmu duduk manis disampingku seperti sedia kala ketika kita masih menertawakan ke”buntu”an masing-masing.


Cocokma sama yang ini, tidak pindahma
            Kalau diumpamakan sebagai sebuah makanan, maka kita bisa disebut gado-gado. Kita datang dari daerah yang berbeda-beda tapi nyatanya dapat bersinergi dengan baik. Tidak pernah ada saling membenci karena masalah latar belakang, perbedaan yang ada justru menjadi sebuah bahan untuk mengeksplorasi kelebihan masing-masing. kita tahu bagaimana kondisi kampus karena istri kita. Kita juga tahu dunia Otaku karena adanya cosplayer ditengah tengah kita . Bahkan kita tahu bagaimana kehidupan malam di Makassar karena seorang Germo di kelas. Nyatanya kita adalah sebuah kemustahilan yang menjadi satu. Kita begitu berbeda dalam semua kecuali dalam cinta. Asik.

Ndak bisaka saya dikasi begini
Coba sebutkan siapa lagi yang akan dengan serta merta mengungkapkan kekurangan diri kita secara blak-blakan di depan mata kepala sendiri. Itu kita, kitalah orang-orang kurang “tahu malu” itu. Kumpulan manusia kurang ajar yang akan mengatakan apa yang ada di benak secara gamblang tanpa melihat jenis kelamin, agama ataupun kondisi. Kitalah pencipta aturan keterusterangan itu. Karena kita selalu sadar bahwa semua yang disembunyikan kelak akan terlihat juga pada waktunya. Tak jarang diantara kita ada yang merasa sakit hati dan di dzolimi. Tapi toh itu adalah perhatian kita kepada sesama. Itulah bentuk rasa sayang dan cinta kita, pengungkapan yang lugu, lucu dan jujur. Dan itulah yang membuat kita merasa berbeda.

Tidak tidur, Cuma tidur 2 jam, Tidak nginap, Cuma sampai pagi
            Kita telah melewati masa yang sangat berat demi sebuah tanda tangan dan izin masuk ruang kuliah. Ada banyak kenangan pahit yang terjadi di kala itu tapi kita selalu yakin bahwa semua hal itu ada hikmahnya. Kenangan itulah yang kelak akan membuat kita sanggup berdiri tegap di kerasnya kehidupan. Kenangan itu juga yang membuat kita mengenal diri masing-masing secara lebih dalam. Serta yang paling penting, kenangan itulah yang kelak akan menjadikan aku dan kamu menjadi rindu, rindu untuk bertemu dan kemudian bernostalgia. Karena memori itu fana kitalah yang membuatnya abadi.


Like dulu statusku
            Kita adalah iblis-iblis yang berbondong-bondong mendatangi timeline ketika mendapatkan tulisan “lihatko statusnya anu”. Jika orang lain biasanya tidak begitu peduli maka kita melihatnya sebagai lahan. Lahan disini adalah area yang digunakan untuk membully empunya status sampai akhirnya status dihapus atau paling kurang  di perbaiki lagi. Status-status yang berbau “kode” sampai status –status bijak, habis kita garap bersama. Kita tidak mengenal istilah pencitraan atau lebih tepatnya kita tidak membiarkannya. Sampai akhirnya ketika sampai di masyarakat, orang lain akhirnya mencap kita sebagai homo ataupun waria.  Orang-orang luar selalu terperangkap pada ke”generalis”annya sehingga tidak melihat lahan garapan kita sebagai sebuah ajang “main-main” tapi acara perkumpulan orang-orang aneh. setelah itu, yang kita lakukan adalah ? KITA MASIH TIDAK PEDULI !!! luar biasa. wkwk


Perbaiki itu kalau bicaraki
            Bahasa “kotor”, bahasa ibu. Tai bermuncratan keluar dari mulut kita ketika mulai berbicara. Aku tidak tahu kapan hal ini mulai menjadi tradisi internal yang jelas orang luar yang tidak terbiasa dengan keadaan begini akan menganggap kita aneh. Sebuah jargon yang muncul di sosial media “teman yang baik akan menceritakan keburukanmu di depan dan kebaikanmu dibelakang”, karena kita selalu menceritakan keburukan di depan mata kepala kita maka mungkin memang kita adalah teman yang baik. Mungkin…  Tapi biasakan itu mulut bicara yang baek-baek, bilang Alhamdulillah kek ! 

Sudahmi berencana siro
            Tidak pernah ada rencana yang batal, yang ada hanya tertunda. Ada banyak sekali jadwal yang pernah ingin kita wujudkan bersama tapi semuanya gagal sebelum dimulai. Penyebab kegagalannya tidak jauh dari sebuah alur sederhana (Datang - bicarakan rencana – eaa boy – ketawa-ketawa – makan - pulang). Apa kabar rammang-rammang ? apa kabar malino ? apa kabar raja ampat ? , caroco jie. Aku yakin rencana kita tentang tempat itu akan terwujud suatu hari. Jika kita bisa membicarakannya bersama dengan tenang dan aman maka aku yakin, masih tetap caroco  -_-


Kusayangki
            Aku menulis ini karena kusayangki, kucintaki, dan cocokma sama kita . Preeet, ampas, camgih meman … kita sadar bahwa sesuatu yang akan terjadi ini tidaklah mungkin dapat kita cegah. Sekeras apapun kita mencoba, keadaanlah yang harus memisahkan kita. Tuhan telah menyimpan rejeki kita pada ruang yang berbeda dan sekarang adalah bagian dimana kita akan menjemputnya. Yang ingin aku tanyakan, suatu hari nanti, apakah kita masih boleh duduk bersama, tertawa bersama, bergosip, bakar ikan, ngopi, makan-makan, main game, membully, gila-gilaan, gombal cewek, gombal cowok, foto-foto, bodo-bodo, lari-lari, jadi anjing, jadi ampas bersama-sama ?. aku tahu kita telah saling memiliki kontak masing-masing tapi “Tidak ada rindu yang tertuntaskan oleh teknologi”. kalian akan membawa kenangan masing-masing kumohon jaga kenangan itu baik-baik, akan kujaga punyaku juga, sehingga ketika kita berjumapa kelak kita dapat menggelar kenangan kita lagi bersama- sama sambil menyapa “ Woy, njing… bagaimana kabarmu.. ?”.


Comments

  1. Awwah.
    Kenapa ada namaku diatas?

    ReplyDelete
  2. Nice story, when friends are family ☺☺☺��

    ReplyDelete
  3. Nda nyangka kak Siro bisa nulis something sweet kyak gini :3
    Terima kasih "Welcome"nya kakak2 Z4H, senang bisa mengenal kalian ^^
    Sukses semua kakak2 kece ^.^
    gazebo kampus sepi tanpa celoteh kalian :3

    ReplyDelete
  4. Siro cuma bisa berencana, tuhan yang menentukan XD

    ReplyDelete

Post a Comment